Resveratol, Harapan Baru Antipenuaan
Mengapa resveratol dipertimbangkan sebagai anti penuaan? Resveratol ini telah terbukti memperpanjang angka harapan hidup cacing, lalat buah, dan ikan. Profesor patologi dari Harvard Medical School David Sinclair dan teman-temannya menyatakan kalau resveratol bisa mengatasi dampak makan berlebih pada tikus. Penggunaan resveratol bisa mengurangi angka kematian pada tikus hingga 31%.
Sinclair melakukan studi pada tikus. Dia beserta teman-temannya merancang diet dengan lemak super tinggi dipadukan dengan resveratol. Dosis resveratol yang diberikan pada tikus setara dengan 100 botol anggur merah, 28.000 buah anggur, atau 900 gelas kacang.
Tikus-tikus tersebut tumbuh gemuk, tetapi tetap terlihat sehat. Sedangkan, tikus-tikus lain yang juga memiliki menu makan sama kecuali tanpa resveratol mengalami penimbunan lemak di hati. Resveratol juga mencegah peningkatan gula darah dan insulin, serta berfungsi menghambat respon-respon negatif lainnya yang biasanya muncul akibat diet tinggi kalori.
Dampak perlindungan resveratol membuat tikus yang mengkonsumsinya hidup lebih lama. Angka harapan hidupnya setara dengan tikus langsing dengan diet standar. "Selain itu, tikus jadi lebih lincah dalam bergerak dan tetap seimbang hingga usia tua," ujar study coauthor Rafael de Cabo, PhD, dari the National Institute on Aging, seperti yang dikutip situs oprah.
Menurut pakar longevity Steven Austad, PhD, masih diperlukan studi pada manusia. Walaupun percobaan pada tikus menunjukan hasil yang sangat menjanjikan, ujar dia, itu bukan jaminan kalau manusia juga akan mendapatkan
manfaat yang sama. Selain itu, belum ada bukti yang menunjukkan kalau konsumsi suplemen resveratol aman untuk digunakan dalam jangka waktu lama.
Sinclair mengakui kalau dia sudah melakukan percobaan pada dirinya sendiri dengan menggunakan pil resveratol. Tetapi, dia tidak menganjurkan orang lain untuk mengambil risiko yang sama. Efek dari supelemen ini, terang dia,akan segera diketahui."Sebuah studi yang melibatkan pasien diabetes sebagai partisipan sedang berlangsung," ujar Sinclair.
Post : 29 Mei 2009 03:26:34, Read : 1416
Related News
- 03 Februari 2011 10:28:36 "Koperasi Derma Sejahtera"
Pada 30 Januari 20!1, telah diresmikan "Koperasi Derma Sejahtera" yang beranggotakan anggota PERDOSKI.
- 03 Februari 2011 10:25:01 Pelatihan Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Kulit bagi para kader Posyandu Tingkat Nasional
Pada tanggal 27 Januari 201, dalam Rangka Ultah PERDOSKI dan Hari Kesehatan Nasional (HKN),
- 02 Februari 2011 23:17:59 Early bird KONAS XIII PERDOSKI Manado
Informasi KONAS XIII PERDOSKI MANADO
- 14 September 2009 14:06:44 Satellite Meeting 2009
League of Asean Dermatological Societies.
Asian Academy of Dermatology and Venereology (AADV)
- 30 Juli 2009 10:37:28 Pelatihan website PERDOSKI
Semenjak tanggal 1 Juli 2009, www.perdoski.org ini telah mulai di buka untuk seluruh anggota dan umum dengan tujuan untuk memperkenalkan perdoski dan sebagai sarana bagi seluruh anggota
- 04 Juni 2009 12:32:42 Usai Sidang Prita, Ketua JPU Terburu-buru Tinggalkan Ruang Sidang
Ketua Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus Prita Mulyasari, Rahmawati Utami, terburu-buru meninggalkan ruang sidang. Rahmawati dikawal ketat 5 polisi.
- 29 Mei 2009 03:30:54 Seks, Mitos & Paradoks
Mitos dalam bidang seksual seolah tidak pernah ada habisnya. Tak heran, banyak orang kerap salah jalan atau tersesat.
- 29 Mei 2009 03:25:01 Cantik Alami Tanpa Kosmetik
Pepatah lama menyebutkan, kecantikan sesungguhnya adalah ketika seseorang tetap terlihat menarik walau tanpa polesan perias wajah secuil pun. Walau penilaian cantik adalah hak relatif setiap individu, yang membedakan adalah bagaimana tampil awet muda lebih lama.